4 Alat Alternatif Pengganti Oven yang Patut Anda Coba

By | 18 Oktober 2017

Perkembangan teknologi saat ini selalu berjalan seiring dengan inovasi yang merambah ke berbagai bidang, salah satunya adalah masak-memasak di dapur. Jika dulu orang harus memiliki oven atau alat pemanggang khusus saat ingin membuat kue, maka kini tidak lagi. Beragam tips dan cara membuat kue tanpa oven pun bertebaran di internet.

Lantas bagaimana mekanisme pembuatan kue tanpa oven ini? Apakah menggunakan alat yang memiliki fungsi sama namun simpel dan murah, ataukah penggunaan bahan khusus agar hasilnya sama seperti saat dimasak dengan oven? Satu hal yang pasti, alatnya cukup sederhana dan biasa Anda gunakan di dapur. Apa saja itu? Simak ulasan 4 alternatif alat pengganti oven berikut.

  • Wajan Teflon Datar

Oven buatan yang pertama ini memanfaatkan 3 alat, yakni wajan teflon datar (flat), saringan untuk kukusan, serta tutup panci. Cara membuatnya cukup sederhana yaitu meletakkan saringan kukusan di atas teflon lalu menutupnya dengan tutupan panci.

Sebelum kue dipanggang, panaskan terlebih dahulu teflon dan saringan selama 10-15 menit dengan api super kecil. Nah jika sudah panas, segera masukkan kuenya. Pastikan apinya stabil dan tidak dijangkau angin kencang dari luar karena akan mempengaruhi proses matangnya kue.

  • Penggorengan

Peralatan yang diperlukan untuk membuat oven alternatif kedua ini yaitu penggorengan, saringan kukusan, dan tutup panci. Caranya pembuatannya sama seperti teflon, hanya teflon-nya saja yang diganti dengan penggorengan.

Untuk cara ini, beberapa orang pernah menulis review, bahwa tekstur roti yang dipanggang dengan penggorengan ini cukup memuaskan, yakni hasilnya garing atau krenyes-krenyes’. Penggorengannya pun aman dari gosong.

  • Teflon

Oven ketiga yang dapat dibuat adalah wajan teflon. Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat oven bentuk teflon adalah teflon, alumunium foil, dan tutup panci. Cara pembuatannya juga mudah, yaitu dengan meletakkan alumunium foil di atas teflon lalu ditutup dengan tutup panci.

Jika teflon tidak dialasi dengan alumunium foil, kue akan lebih mudah gosong namun masih mentah. Hasil ini juga dipengaruhi oleh kondisi api. Jadi, jangan lupa untuk memastikan api dalam keadaan kecil dan stabil.

  • Panci Kukus

Oven buatan yang keempat yaitu panci kukus atau wajan dengan bagian luarnya anti gosong, bukan terbuat dari alumunium, karena bahan ini akan meleleh sekitar 660 derajat. Alat penyusunnya meliputi saringan atau penyangga kukusan, loyang kue, dan tutup panci.

Cara pemakaiannya juga cukup mudah. Sebelum kue dipanggang, panaskan wajan atau panci di wajan antar 10-15 menit dengan api kecil. Setelah panas, masukkan loyang yang telah diisi kue kemudian tutup dengan tutup panci. Tetap gunakan api sangat kecil untuk kue kering, seperti kue bolu atau kue lapis.

Selanjutnya Anda bisa memperbesar sedikit apinya dan tidak perlu memasukkan air atau minyak di dalamnya. Tutup panci bisa digunakan dengan bagian tengah yang agak cekung agar tidak menyentuh kue di bawahnya. Spesifikasi panci yang digunakan harus besar, tinggi, lapisan bawah tebal, dan tidak mudah gosong.

Pada oven, kue matang dengan adanya aliran panas di dalam oven, itu sebabnya ketika pintu oven dibuka, pematangan kue lebih lambat. Volume udara panas yang dihasilkan pada oven asli cenderung jauh lebih besar daripada panci atau wajan teflon. Hal inilah yang mempengaruhi proses pematangan kue tebal seperti roti atau bolu.

Karena prinsip kerja oven adalah mengumpulkan panas di dalam dengan suhu yang kering, maka usahakan agar panasnya tidak keluar (kecuali sedikit uap) dan gunakan api kecil agar matangnya merata dan tidak gosong. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *