Langkah Mudah Merawat dan Mengoperasikan Genset

By | 2 Februari 2018

Untuk kebutuhan proyek, pasti diperlukan genset yang memiliki kapasitas cukup besar, misalnya genset 200 kVA. Genset ini tidak perlu dibeli dan dimiliki, cukup menyewa saja sudah selesai masalah kekurangan listrik. Sewa genset 200 kVA pada tempat penyewaan yang sudah terkenal dan terpercaya. Baiknya lagi jika mereka menyediakan operator spesialis genset. Bagaimana jika tidak?

Tandanya Anda harus merawat genset itu sendiri. Tidak sulit, asalkan disiplin dan rajin dalam merawatnya. Tidak hanya merawat, genset juga perlu pengoperasian yang ringan agar tetap awet. Seperti apa caranya? Simak ulasan berikut ini.

Perawatan

  • Cek filter bahan bakar setiap 300 jam dan lakukan penggantian filter setiap 600 jam
  • Periksa sparepart, apabila ada yang sudah aus, ganti segera dengan yang baru
  • Jika genset tersebut rutin digunakan, gantilah olinya setiap 150 jam atau sebulan sekali
  • Bersihkan kotoran dan debu yang menempel pada radiator genset agar dapat bekerja secara optimal
  • Letakkan genset di tempat yang sirkulasi udaranya baik dan jauhkanlah dari tempat yang mudah tergenang air. Hal ini dilakukan guna antisipasi jika ada kebocoran arus dari genset yang bisa menyebabkan shock electrical
  • Periksa distilled water di battery. Biasanya distilled water ini harus diisi ulang dalam kurun waktu dua tahun
  • Panaskan genset meski tidak akan dipakai. Gunanya adalah menjaga mesin agar tidak rusak dan nantinya mampu bekerja dengan baik.

Pengoperasian

  • Periksa secara umum komponen mesin seperti battery, baut, dan belting
  • Cek oli, keadaan air, dan bahan bakar. Pastikan dalam keadaan cukup
  • Aturlah handle gas pada posisi start
  • Hidupkan mesin dengan starter
  • Biarkan mesin hidup di putaran rendah selama kurang lebih dua menit
  • Posisikan switch voltase dan ampere pada panel listrik ke arah kiri manual
  • Posisikan MCB ke arah ON
  • Naikkan putaran mesin dengan menarik handle gas ke kiri lalu atur hingga voltase di panel angka 380
  • Perhatikan terus tegangan listrik dan keadaan mesin selama beroperasi
  • Jika selesai digunakan, matikan tombol pompa utama, kembalikan switch panel seperti semula, matikan MCB, dan genset akan berhenti beroperasi. Untuk Perawatan, pengoperasian, dan sewa genset papua anda bisa membuka website sewatama untuk info lebih lengkap.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *