Plus Minus Menggunakan Pembangkit Listrik dari Panel Surya

By | 12 Oktober 2018

Dibandingkan dengan rumah tangga, jumlah kebutuhan listrik sebuah industri atau perusahaan memang lebih tinggi, hal inilah yang membuatnya tak cukup mengandalkan adanya listrik dari PLN saja, melainkan juga harus ditunjang dengan pasokan listrik dari perusahaan yang lainnya. nyatanya nantinya pembangkit listrik ini juga harus dirawat dengan baik sehingga tak mudah bermasalah. Bahkan belakangan ini sejalan dengan perkembangan teknologi mulai diciptakan sistem otomatisasi pembangkit listrik, hal ini digunakan untuk menghindari human error atau kesalahan dari manusia yang memang umumnya sering kali terjadi.

Bahkan kemungkinan dimanfaatkan energi matahari atau surya sebagai sumber energi listrik juga sangat tinggi, jika dilihat kemungkinan sumber daya listrik dari bahan-bahan lainnya yang mulai mengalami penurunan atau kian menipis, sehingga kemudian beberapa alternatif baru mulai dibuat, seperti menilik pada kesuksesan beberapa negara yang berhasil menciptakan pembangkit listrik dari panas matahari ini. Pembangkit listrik yang satu ini tawarkan begitu banyak keunggulan dibandingkan dengan yang lainnya, seperti:

  1. Ramah lingkungan, sumber energi yang satu ini berbeda dengan minyak atau mungkin batu bara yang beresiko tinggi menyebabkan terjadinya polusi udara, maka panel surya jauh lebih aman terhadap lingkungan, karena tidak menyebabkan polusi udara.
  2. Tidak terbatas, sumber energi terbarukan, karena memang jika dilihat energi panas matahari ini tak akan pernah habis, apalagi di kawasan tropis seperti Indonesia yang mendapatkan penyinaran hampir sepanjang tahun.
  3. Biaya pemeliharaannya sangat rendah, bahkan tak membutuhkan pemeliharaan ekstra jika dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga yang lainnya.
  4. Lebih efisien digunakan, bahkan bisa sampai lebih dari 20 tahun.

Namun di satu sisi juga ada beberapa kelemahan dari pembangkit listrik tenaga surya ini, diantaranya adalah:

  1. Harganya masih relatif mahal dibandingkan dengan yang lainnya.
  2. Jika tidak dipasang dengan baik, maka ada resiko over heating atau terjadi panas berlebihan.
  3. Jika dilakukan daur ulang panel surya yang sudah tak terpakai maka bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada lingkungan.

Jadi bisa banding-bandingkan lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *